
Prihatinnnn....!!!!
itu kata yang pas untk mengambarkan kondisi anak-anak bangsa ini.
memang banyak faktor yg membuat kata itu pas, tapi saya ingin coba menyoroti tentang hak-hak anak yg sering kali dilanggar oleh media, terutama media elektronik yang bernama televisi. Padahal, hampir sebagian besar waktu anak-anak negeri ini di habiskan di depan layar TV tapi, ironinya mereka justru disajikan tayangan-tayangan yang tidak layak mereka lihat. menyedihkan!! hanya demi istilah yang keramat di mata mereka yaitu "rating", anak-anak menjadi korban!! hal ini kemudian menjadi tanggung jawab banyak pihak, mulai dari orang tua, para pengelola stasiun TV, pemerintah, masyarakat, hingga artis2 atau pelaku dunia hiburan. karena tidak mungkin apabila hanya orang tua saja yang berperan. sebagai contoh saya memiliki seorang adik usia 6 tahun, saya sudah berusaha keras mengawasi dia ketika di depan layar TV, saya berusaha mengalihkan perhatiannya ke acara-acara yang memang pantas untk anak seusiannya. tetapi, yg terjadi seringkali justru sinetron-sinetron atau tayangan lainnya lebih menarik perhatiannya dan susah sekali menyuruhnya berganti channel. karena sinetron2 sekarang memang "aneh" artinya mereka(sinetron-sinetron) menampilkan tokoh anak2 dalam ceritannya tapi, muatan sinetron tersebut sangat jauh dari pantas untk ditonton oleh anak2, ini justru yg sering kali menjebak anak2 bangsa ini.
contoh adik saya di atas adalah contoh anak yang masih mendapat pengawasan, kemudian saya jadi berfikir bagaimana anak-anak indonesia yang lain yang mungkin lebih banyak yang menonton tanpa pengawasan. ini seharusnya menjadi perhatian semua pihak terutama pihak-pihak yang terkait.
mari selamatkan bangsa dengan menyelamatkan generasi mudannya dari acara-acara TV yang kurang berbobot!!!
Hidup anak-anak!!! ^-^