Senin, 21 November 2016
Bermalam di Jogja
Kali ini saya ingin mencoba untuk memberikan beberapa ulasan tentang beberapa penginapan atau hotel di Yogyakarta. Ulasan ini berdasarkan pengalaman saya pribadi.
Sebagai pengantar, saya cenderung menyukai tempat-tempat yang tenang dan bernuansa jadul. Itulah sebabnya saya memilih tempat bermalam yang cenderung tradisional atau klasik.
Pertama adalah Tembi Rumah Budaya yang terletak di Bantul. Saya stay di sana sekitar bulan Desember 2015 ketika longweekend liburan Natal. Satu kalimat yang mengambarkan hotel ini adalah 'fasilitas modern dengan nuansa tradisional yang kental'. Bangunan nya serba kayu bergaya limasan. Kebetulan saat itu saya menempati kamar yang cukup besar karena kami huni sekeluarga (6 orang). Kamar kami tepat di sebelah kolam renang, tenang dan udaranya sejuk. Pelayanan sangat ramah dan money velue banget karena kami mendapatkan makan 3x ditambah snack dan welcome drink. Saat itu kami memesan kamar atas rekomendasi situs online dan kami booking via telpon 3 minggu sebelum hari H karena kami sadar bahwa itu saat high season. Salah satu keunggulan dari penginapan ini adalah menu makanan yang ditawarkan di Cafe nya cukup bervariasi dengan harga yang standar atau cenderung murah untuk standar hotel/penginapan.
Selanjutnya masih di daerah Bantul dan memiliki nama yang mirip dengan hotel di atas, yaitu Omah Tembi Homestay Kali ini saya hanya berdua bersama suami stay di sini sekitar bulan Maret 2016. Kami menempati kamar standard untuk 2 orang. Tidak seperti Tembi Rumah Budaya yang luas dan sudah banyak sentuhan modern, Omah Tembi Homestay yang memang berkonsep Homestay lebih berasa seperti bermalam di rumah nenek di desa, suasana pedesaaan sangat kental. Walaupun begitu, fasilitas seperti perlengkapan mandi dan air hangat tetap tersedia.
Sementara ini dulu ya.. sebenarnya masih ada beberapa lagi tapi lain kali lagi saya akan share.. Have a nice day everyone.. #WisataIndonesia #blogjalanjalan
Langganan:
Postingan (Atom)